Tanggung Jawab Akuntan

Akuntabilitas

Tanggung jawab akuntan – Akuntabilitas adalah tanggung jawab baik individu atau departemen untuk melakukan fungsi tertentu dalam akuntansi. Akuntabilitas sangat identik dengan orang-rang yang berada didalam dunia akuntansi. Seperti halnya Auditor yang meninjau langsung laporan keuangan perusahaan dan selanjutnya auditor bertanggung jawab secara moril dan secara hukum atas salah saji atau terjadi kekeliruan dalam penyajian laporan keuangan setelah mereka memeriksa isi dari laporan yang dihasilkan oleh pihak manajemen. Akuntabilitas memaksa seorang akuntan untuk berhati-hati dan berpengetahuan luas dalam praktek profesional mereka, karena kelalaian seorang akuntan dapat membawa mereka ke ranah hukum.
Sebuah tim atau bagian Akuntan yang ada dalam sebuah perusahaan bertanggung jawab untuk integritas dan akurasi dari laporan keuangan bahkan walaupun kesalahan dari penyajian laporan keuangan bukan mereka yang buat. Sebagai contoh, manajer dari sebuah perusahaan yang mencoba untuk memanipulasi laporan keuangan perusahaan mereka tanpa sepengetahuan akuntan dengan keinginan mendapat insentif dari pemegang saham. Dalam hal ini, akuntan bertanggung jawab penuh atas kelalaian mereka sehingga seorang manajer dapat memanipulasi laporan keuangan untuk mementingkan diri sendiri. Oleh sebab itu sebuah perusahaan yang telah menyajikan laporan keuangan dituntut untuk melakukan audit rutin setiap tahunnya yang dilakukan oleh auditor eksternal.
Tanggung Jawab Akuntan
Tanggung Jawab Akuntan

Tanggung Jawab Akuntan

Tanggung jawab akuntan adalah tanggung jawab etis akuntan atas karyanya dalam bidang akuntansi. Seorang akuntan memiliki tanggung jawab untuk kliennya, manajer perusahaannya, investor dan kreditor, serta badan pengawas luar seperti Internal Revenue Service. Akuntan bertanggung jawab atas validitas laporan keuangan dimana tempat mereka bekerja, dan mereka harus melakukan tugas mereka sesuai dengan prinsip yang berlaku (PSAK, IFRS, GAAP) dan secara hukum.
Tanggung jawab akuntan sedikit bervariasi tergantung dari dimana mereka bekerja dan dalam kapasitas apa mereka bekerja. Untuk seorang akuntan independen yang memiliki sejumlah klien, dituntut untuk tidak memerikan informasi tentang kliennya kepada kliennya yang lain. Akuntan independen atau auditor benar-benar dituntut untuk berlakiu secara profesional. Demikian pula, akuntan yang bekerja untuk perusahaan, ia dituntut untuk benar-benar teliti dalam menjalankan tugasnya dan menjaga rahasia perusahaan dengan baik karena bagian akuntansi merupakan pusat informasi mengenai kekuatan dan kelemahan sebuah perusahaan.

Kewajiban Akuntan

Secara khusus akuntan memiliki kewajiban untuk materi yang disajikan dalam laporan keuangan. Sedikit kesalahan terdapat dalam laporan keuangan maka akuntan harus bersiap diri untuk menerima tunutan baik dari pihak perusahaan, investor ataupun kreditor. Kewajiban akuntan terasa bertambah berat karena mereka ditintut untuk bertanggung jawab penuh atas laporan keuangan walaupun ada pihak lain yang memanipulasinya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *