Pengertian Pasar Uang

Pengertian Pasar Uang

Pengertian Pasar Uang – Instrumen pasar uang yang digunakan oleh perusahaan, pemerintah, dan investor individu mencari dana atau jangka pendek tempat jangka pendek untuk menginvestasikan uang. Ada beberapa varietas yang berbeda dari instrumen pasar uang, tetapi semua memiliki beberapa hal yang sama.
Apa itu pasar uang?
Ada dua jenis pasar keuangan. Ada “pasar modal,” yang terdiri dari saham dan obligasi, yang memungkinkan lembaga-lembaga untuk meningkatkan modal untuk tujuan jangka panjang, yang secara umum didefinisikan sebagai bentuk investasi jangka panjang atau lebih dari satu tahun. Sebagai contoh, sebuah perusahaan dapat menerbitkan obligasi dalam rangka pengembangan bisnis, dan menetapkan tanggal jatuh tempo terhadap obligasi yang mereka keluarkan untuk 10 tahun ke depan.
Perbedaan Pasar Uang Dengan Pasar Modal
Perbedaan Pasar Uang Dengan Pasar Modal
Di sisi lain, ada “pasar uang” Pasar uang adalah pasar dimana instrumen keuangan dengan likuiditas tinggi diperdagangkan. Biasanya untuk jangka waktu kurang dari satu tahun. Tidak seperti pasar modal yang memberikan kesempatan untuk mendapatkan dana dengan jumlah yang besar dan jangka jatuh tempo yang lama, pasar uang hanya digunakan sebagai sarana untuk mendapatkan dana yang relatif lebih kecil dan biasanya hanya dapat digunakan untuk mendanai biaya oprerasional langsung atau sebagai modal kerja.
Dari sudut pandang investor, pasar uang merupakan tempat yang aman untuk berinvestasi tanpa risiko kehilangan modal yang tinggi. Sebagai contoh, seorang investor yang membutuhkan likuiditas yang tinggi dan memiliki keinginan untuk berinvestasi dengan risiko yang kecil maka mereka akan memilih menempatkan uang mereka pada pasar uang dalam berbagai bentuk intrumen keuangan yang ada didalamnya.

Jenis instrumen pasar uang

Ada beberapa varietas yang berbeda dari instrumen pasar uang, yang dikeluarkan oleh perusahaan dan pemerintah. diantara jeneis-jenis tersebut meliputi:
  1. Setifikat deposito jangka pendek
  2. bankir akseptasi
  3. Treasury bills
  4. Commercial Paper
  5. Dana Pemerintah
  6. Wesel, dll

Karakteristik Pasar Uang

Instrumen pasar uang memiliki beberapa karakteristik. Pertama, masa jatuh tempo instrumen keuangan didalam pasar modal relatif lebih pendek dan baisanya dibawah satu tahun. Sebagai contoh, Sertifikat deposito yang memiliki jangka waktu dibawah satu tahun.
Karakteristik Pasar Uang
Karakteristik Pasar Uang
Selain itu, instrumen pasar uang umumnya juga memiliki dua karakteristik berikut:
  1. Likuiditas – Intrumen yang ada pada pasar uang merupakan kenis investasi yang likuid, yang berarti bahwa intrumen keuangan pada pasar uang dapat dengan mudah dibeli dan dijual dan memiliki harga yang relatif stabil.
  2. Keamanan – Investasi yang ditawakan pada pasar uang memiliki tingkat likuiditas yang tinggi dan intrumen yang ada pada pasar uang lebih aman dibandingkan dengan pasar modal atau investasi lainnya. Misalnya, memberi pinjaman jangka pendek kepada satu perusahaan, dan pinjaman ini telah diasuransikan. Pada kasus seperti ini, kemungkinan perusahaan tidak dapat mengembalikan pinjaman sangat kecil mengingat mereka menggunakan pinjaman ini untuk modal kerja atau biaya langsung dari aktifitas operasional perusahaan. Namun penting diingat bahwa risiko rendah dengan tidak mempunyai risiko merupakan dua hal yang sangat berbeda.
Jadi, secara keseluruhan instrumen keuangan pada pasar uang dipandang sebagai tempat yang aman untuk berinvestasi karena likuiditas yang tinggi, jatuh tempo singkat, dan relatif aman dari pada jenis investasi lain.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *