Pengertian Akuntansi Sosial

Pengertian Akuntansi Sosial – Selama ini publik beranggapan bahwa perusahaan itu merupakan instansi yang memberikan banyak keuntungan bagi berbagai kalangan seperti terbukanya lapangan pekerjaan, menyediakan produk-produknya untuk kebutuhan masyarakat, memberikan sumbangan dan lain-lain. Namun di zaman dewasa ini, perusahaan juga telah menjadi sumber masalah bagi lingkungannya karena aktivitas yang dijalankan  secara langsung maupun tidak langsung memberikan efek negatif terhadap kehidupan sosial. Oleh karena itu dengan perkembangan ilmu akuntansi yang cukup pesat, para ahli telah memberikan satu solusi tindak lanjut dari dunia akuntansi terhadap masalah sosial yang di hadapi oleh khalayak ramai. Akuntansi memberikan cara bagaimana sebuah perusahaan mengendalikan dampak sosial yang ditimbulkannya. Sebelum jauh mengupas tentang akuntansi sosial ekonomi atau sering disebut Socio Economic Accounting (SEA), ada baiknya kita mengetahui dulu apa itu SEA.

Pengertian Akuntansi Sosial dan konsep akuntansi sosial
Akuntansi Sosial

Pengertian Akuntansi Sosial

Akuntansi Sosial adalah ilmu akuntansi yang berguna untuk mengidentifikasi, mengukur, menilai dan memberikan informasi tentang keuntungan sosial dan biaya sosial yang ditimbulkan oleh perusahaan. Aplikatif dari ilmu ini pada akhirnya menjadi tolak ukur perusahaan dalam mengambil keputusan untuk peranan yang akan diambil dalam kerja nyata memberikan tanggung jawab sosialnya kepada lingkungan.

Faktor-Faktor Munculnya Akuntansi Sosial Ekonomi

Literatur tentang sosial seperti ilmu sosiologi, ilmu ekonomi, ilmu sosial dan hal-hal lainnya yang berhubungan dengan sosial secara langsung menjadi penyebab adanya Akuntansi Sosial Ekonomi. Hal ini juga mendapat tekanan khusus dari pemerintah yang menginginkan masyarakat sejahtera. Oleh karena itu sudah pasti setiap perusahaan yang menjadi perhatian pemerintah sudah mempunyai atau mengaplikasikan akuntansi sosial.
Penerapan Akuntansi Sosial
Dalam penerapannya perusahaan dapat melakukan kegiatan seperti
1.      Memberikan perhatian kepada lingkungan
a.      Pengelolaan limbah yang dihasilkan perusahaan secara baik
b.      Perbaikan jalan
c.       Perbaikan lingkungan
d.      Kajian pengembangan lingkungan
e.      Evaluasi, dll.
2.      Sumberdaya Manusia dan lingkungan
a.      Menyediakan pendidikan kepada masyarakat sekitar
b.      Memberikan kesempatan bagi putra daerah untuk berkarir di perusahaannya.
c.       Menyediakan hal-hal lain yang bisa membantu masyarakat sekitar sebagai bentuk nyata tanggung jawab perusahaan terhadap sosial, dll.

Konsep Akuntansi Sosial Ekonomi

Konsep Akuntansi Sosial atau Socio Economic Accounting (SEA) masih menjadi fokus pembahasan para ahli. Mereka belum memberikan aturan baku mengenai SEA ini. Namun tentunya pemerintah menekankan pentiingnya tanggung jawab sosial dan perusahaan setidaknya memperhatikan hal-hal berikut untuk dapat di aplikasikan:
Adanya laporan tahunan mengenai:
a.      Lingkungan
b.      Energi
c.       Aktifitas perusahaan yang fear
d.      Sumber Tenaga Manusia (Kesehatan, keamanaan, pendidikan bagi pegawai, dll)
e.      Keterlibatan perussahaan dalam masyarakat
f.        Proteksi terhadap kemungkinan dampak dari produksi yang dilakukan perusahaan
Hal-hal diatas dapat menjadi tolak ukur keterlibatan perusahaan dalam kehidupan sosial dan bisa menjadi pedoman bagi masyarakat maupun pihak-pihak yang berkepentingan lainnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *