Karakteristik Akuntansi Sektor Publik

Karakteristik Akuntansi Sektor Publik

Karakteristik Akuntansi Sektor Publik – Menurut Mardiasmo (2002:159) Akuntansi sektor publik memiliki karakteristik tersendiri jika dibandingkan dengan akuntansi bisnis. Adapun karakteristik akuntansi sektor publik terdiri dari:
  1. Pemerintah tidak berorientasi pada laba sehingga di dalam akuntansi pemerintahan tidak ada laporan laba (Income Statement) dan treatment akuntansi yang berkaitan dengannya. Sebagai contoh, pada akuntansi pemerintahan tidak ada biaya penyusutan (Depreciation Expense). Kegiatan operasional dilaporkan dalam laporan operasional dan hasilnya adalah surplus atau defisit.
  2. Pemerintah membukukan anggaran ketika anggaran tersebut dibukukan. Anggaran merupakan hal yang penting bagi pemerintah karena menjadi dasar pelaksanaan kegiatan. Anggaran belanja merupakan batas tertinggi dan tidak boleh ada pergeseran dari satu perkiraan ke perkiraan yang lainnya. Perubahan atas batas dan pergeseran harus mendapatkan persetujuan dari yang berwenang. Sementara pada akuntansi bisnis, anggaran tidak dibukukan karena bukan merupakan bukti transaksi.
  3. Dalam akuntansi pemerintah dimungkinkan mempergunakan lebih dari satu jenis dana. Volume transaksi dari setiap jenis dana dalam akuntansi pemerintahan sangat banyak sehingga perlu dibentuk satu dana tersendiri. Pada akuntansi bisnis, volume transaksi relatif tidak terlalu banyak, tetapi jenisya yang banyak. Untuk itu, di akuntansi bisnis umumnya dilaksanakan dalam satu jenis dana.
  4. Akuntansi pemerintah akan membukukan pengeluaran modal seperti untuk membangun gedung dan mengadakan kendaraan dalam perkiraan neraca dan hasil operasional. Sementara itu di dalam akuntansi bisnis, pengeluaran modal hanya dicatat di perkiraan neraca.
  5. Akuntansi pemerintahan tidak mengenal perkiraan modal dan laba ditahan di neraca. Rakyat berbeda dengan pemegang saham di dunia bisnis, kontribusi rakyat kepada pemerintah bersifat tidak langsung. Hal ini berbeda dengan pemegang saham yang mengharapkan dividen atau keuntungan dari penjualan modal sahamnya.
Karakteristik Akuntansi Sektor Publik
Karakteristik Akuntansi Sektor Publik
Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa akuntansi sektor publik memiliki karakteristik tersendiri dibandingkan dengan akuntansi bisnis diantaranya adalah didalam akuntansi sektor publik tidak ada laporan laba, anggaran selalu dibukukan pada saat anggaran tersebut dibukukan, didalam akuntansi sektor publik dimungkinkan untuk menggunakan lebih dari satu jenis dana, perkiraan neraca digunakan untuk membukukan semua pengeluaran modal, dan akuntansi sektor publik tidak mengenal perkiraan modal dan laba ditahan pada neraca karena didalam akuntansi sektor publik rakyatlah yang menjadi pemegang sahamnnya.

Perbedaan Akuntansi Sektor Publik Dengan Akuntansi Sektor Swasta

Akuntansi keuangan di sektor publik dan sektor swasta berbeda secara signifikan. Orang-orang yang memiliki pengalaman di satu sektor, baik disektor swasta maupun sektor publik belum tentu mempunyai kapasitas yang sama jika ditempatkan pada sektor lainnya. Dalam “Journal of Management Studies,” George A. Boyne menunjukkan fakta banyak teori berpendapat bahwa terdapat perbedaan yang begitu besar dalam praktik manajemen sektor swasta dengan sektor publik. Pun demikian didalam akuntansi sektor publik dan akuntansi sektor swasta.
Diantara perbedaan-perbedaan tersebut diantaranya terdapat dalam beberapa topik berikut;
Akuntansi
Metode akuntansi yang digunakan dalam manajemen keuangan baik di akuntansi sektor publik maupun akuntansi sektor swasta berbeda secara signifikan. Misalnya, pada akuntansi sektor swasta, manajer keuangan dan akuntan terikat oleh prinsip akuntansi yang berlaku umum, atau sering disebut dengan GAAP. Sementara pada akuntansi sektor publik, metode pencatatan dengan menggunakan prinsip yang berlaku dalam GAAP juga dapat digunakan, akan tetapi metode pencatatan pada akuntansi sektor publik tidak terikat dengan metode akuntansi berbasis akrual.

Keuntungan
Akuntansi sektor publik tidak berorientasi pada profit. Berbeda halnya dengan akuntansi sektor swasta yang mengedepankan keuntungan.
Pebedaan-perbedaan lainnya antara akuntansi sektor publik dengan akuntansi sektor swasta dapat dilihat pada gambar dibawah ini.
Perbedaan Akuntansi Sektor Publik Dengan Akuntansi Sektor Swasta
Perbedaan Akuntansi Sektor Publik Dengan Akuntansi Sektor Swasta

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *