Akuntansi Berbasis Akrual

Akuntansi Akrual

Pengertian Akrual Basis – akuntansi akrual adalah metode akuntansi yang mengukur kinerja dan posisi perusahaan dengan mengakui peristiwa ekonomi saat transaksi tunai terjadi. Inti dari akuntansi akrual basis adalah bahwa peristiwa ekonomi diakui atau dicatat dengan mencocokkan pendapatan dengan biaya (prinsip matching) pada saat di mana transaksi terjadi bukan pada saat pembayaran dilakukan (atau kas diterima). Metode ini memungkinkan arus kas masuk arus / arus keluar untuk diakui sebelum kas dikeluarkan atau diterima dengan harapan dapat memberikan gambaran yang lebih akurat dari kondisi keuangan perusahaan saat ini. Akuntansi akrual diterapkan pada sebagian besar perusahaan yang berskala besar. Metode ini memberikan gambaran yang lebih akurat dari kondisi perusahaan saat ini, namun kompleksitas yang relatif tinggi dalam penerapannya membuat akuntansi berbasi akrual menjadi lebih sukar untuk terapkan. Akuntansi berbasis akrual adalah kebalikan dari akuntansi berbasis kas, yang mengakui transaksi hanya jika ada pertukaran uang tunai. Secara tidak langsung kebutuhan akan metode akuntansi berbasis akrual didasari pada pihak manajemen yang menginginkan informasi keuangan perusahaan yang lebih akurat guna memudahkan mereka dalam mengembangkan perusahaannya.
Pengertian Akuntansi Berbasis Kas
Pengertian Akuntansi Berbasis Kas


Modifikasi Sistem Akuntansi Berbasis Akrual dan Berbasis Kas
Dewasa ini dalam hal pencatatan akuntansi dituntut untuk memperhatikan tingkat efesiensi dan efektifitas. Sistem pencatatan akuntansi yang terus berkembang membuat penggunanya melakukan sedikit modifikasi guna menyesuaikan sistem akuntansi yang ada dengan kebutuhan mereka. Sebuah metode akuntansi yang menggabungkan unsur-unsur dari dua metode akuntansi utama, metode kas dan metode akrual menjadi solusi. Metode berbasis kas yang mengakui pendapatan pada saat kas diterima dan mengakui beban pada kas dikeluarkan, serta metode akrual yang mengakui pendapatan ketika diperoleh (misalnya, ketika persyaratan kontrak terpenuhi) dan beban pada saat terjadinya, kemudian dimodifikasi dengan cara menerapkan akuntansi bebasis kas pada pencatatan akuntansi untuk periode jangka pendek dan menggunakan metode akrual basis untuk jangka panjang dalam neraca mereka. Namun metode modifikasi ini tidak sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum (PSAK) bahwa perusahaan harus menggunakan satu metode saja dalam penerapannya guna menghasilkan laporan keuangan.

Prinsip Dasar Akuntansi Berbasis Kas

Akuntansi berbasis kas mengacu pada metode akuntansi utama yang mengakui pendapatan dan beban pada saat kas fisik sebenarnya diterima atau dibayarkan. Hal ini bertentangan dengan metode akuntansi utama yang lainnya yaitu akrual basis yang mengakui pendapatan dalam buku-buku perusahaan pada saat pendapatan diperoleh, tetapi belum tentu diterima, dan mencatat beban pada saat terjadinya kewajiban, tetapi belum tentu dibayar. Ketika transaksi dicatat dengan metode berbasis kas, maka akan mempengaruhi buku perusahaan hanya pada saat transaksi terjadi. Oleh karena itu, metode berbasis kas lebih akurat untuk akuntansi jangka pendek dibandingkan dengan metode berbasis akrual.

Perbedaan Akuntansi Berbasis Akrual Dengan Kas
Perbedaan Akuntansi Berbasis Akrual Dengan Kas

Contoh Akuntansi Berbasis Kas
Misalnya, sebuah perusahaan konstruksi mendapatkan kontrak besar pada tahun tertentu tetapi hanya akan dibayar jika proyek sudah selesai dikerjakan. Dengan menggunakan metode akuntansi berbasis kas, perusahaan akan mencatat pendapatan saat proyek selesai dikerjakan. Sementara itu mereka harus mencatat biaya proyek saat proyek tersebut sedang dikerjakan. Jika rentang waktu proyek lebih besar dari satu tahun, maka laporan laba rugi yang dihasilkan perusahaan akan keliru mengingat mereka telah mengakui beban sedangkan pendapatan belum mereka akui. Dengan adanya kondisi seperti ini laporan keuangan perusahaan akan menunjukkan kerugian pada tahun tersebut dan akan menunjukkan pendapatan yang sangat besar pada laporan keuangan tahun berikutnya karena mereka telah mengakui pendapatan diawal.

Keutamaan Akuntansi Berbasis Akrual
Sebuah peruahaan dengan kegiatan operasinya yang terus berjalan membuat kondisi keuangan mereka terus berubah. Pada dasarnya peruahaan harus mencatat beban dan mengakui pendapatan mereka secara akural basis. Hal ini dikarenakan perusahaan dituntut oleh standar akuntansi seperti GAAP, IFRS untuk memberikan informasi keuangan secara akurat. Akuntansi berbasis akrual merupakan penyesuaian sistem pencatatan akuntansi yang digunakan untuk melacak dan mengakui pendapatan sementara mereka belum menerima pembayaran secara kas atau mencatat biaya walaupun mereka belum mengeluarkan uang.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *